Semua Artikel
blog 4 min read

Timnas Putri Juara SEA Flag Football Championship 2026, Timnas Putra Runner-up

Timnas Putri Juara SEA Flag Football Championship 2026, Timnas Putra Runner-up

JAKARTA, 19 Oktober 2026 — Tim Nasional Flag Football Putri Indonesia menjuarai SEA Flag Football Championship 2026 (SEAFFC 2026) setelah mengalahkan Malaysia 28-20 di partai final, Minggu (18/10), di Lapangan Rugby Gelora Bung Karno, Jakarta. Di divisi putra, Tim Nasional Putra Indonesia menempati posisi runner-up setelah kalah 6-26 dari Filipina di final.

SEAFFC 2026 diselenggarakan oleh Asosiasi American Football Indonesia (AAFI) pada 16-18 Oktober 2026 sebagai turnamen resmi yang telah disahkan oleh International Federation of American Football (IFAF). Sembilan tim nasional anggota IFAF dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam memainkan 25 pertandingan flag football format 5 lawan 5 di dua lapangan selama tiga hari. Indonesia menurunkan tim di kedua divisi.

Tim Nasional Putri

Di bawah arahan pelatih kepala Windra Thio, Tim Putri tidak terkalahkan sepanjang turnamen. Pada hari pertama, Indonesia menang 32-12 atas Filipina dan 59-0 atas Singapura, lalu pada hari kedua menundukkan Malaysia 45-6. Tiga kemenangan itu menempatkan Indonesia di puncak klasemen grup dengan selisih poin +118.

Di semifinal, Indonesia mengalahkan Singapura 56-0. Malaysia, yang menyingkirkan Filipina 13-12 di semifinal lainnya, kemudian menjadi lawan di final, dan Indonesia menutup turnamen dengan kemenangan 28-20. Dari lima pertandingan, Tim Putri mencetak 220 poin dan kebobolan 38 poin.

Siti Getanamira, pemain bernomor punggung 1 di posisi QB/WR, terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) divisi putri.

Tim Putri Indonesia berbaris dengan medali juara usai final di Lapangan Rugby GBK.
Tim Putri Indonesia berbaris dengan medali juara usai final di Lapangan Rugby GBK.

Tim Nasional Putra

Tim Putra yang dilatih Iqbal Jordy Putranto finis di peringkat pertama fase grup dengan rekor tiga menang dan satu kalah. Indonesia mengalahkan Vietnam 37-7 dan Singapura 30-13 pada hari pertama, kalah tipis 18-20 dari Filipina pada hari kedua, lalu menang 25-0 atas Malaysia. Karena Indonesia, Filipina, dan Singapura sama-sama mengoleksi tiga kemenangan dan saling mengalahkan satu sama lain, peringkat ditentukan lewat selisih poin; Indonesia unggul dengan +70.

Pemain Tim Putra Indonesia membawa bola di antara kawalan pemain Filipina.
Pemain Tim Putra Indonesia membawa bola di antara kawalan pemain Filipina.

Indonesia mengalahkan Malaysia 24-13 di semifinal pada Minggu siang. Pada final yang digelar Minggu malam, Indonesia kalah 6-26 dari Filipina, tim yang juga mengalahkan Indonesia di fase grup.

Tim Putra Indonesia bersama staf pelatih merayakan kemenangan di pinggir lapangan.
Tim Putra Indonesia bersama staf pelatih merayakan kemenangan di pinggir lapangan.

Jalannya Turnamen

Setiap divisi diawali fase grup round-robin. Peringkat ditentukan oleh jumlah kemenangan, lalu jumlah kekalahan paling sedikit, lalu selisih poin. Keempat tim putri lolos ke semifinal, dengan peringkat pertama melawan peringkat keempat dan peringkat kedua melawan peringkat ketiga. Divisi putra menambahkan laga wild card antara peringkat keempat dan kelima; pemenangnya menghadapi pemuncak grup di semifinal, sementara peringkat kedua dan ketiga bertemu di semifinal lainnya. Tim yang kalah di semifinal memperebutkan tempat ketiga.

Di divisi putra, Malaysia lolos lewat wild card setelah mengalahkan Vietnam 26-13. Filipina menyingkirkan Singapura 49-13 di semifinal sebelum mengalahkan Indonesia di final, dan Malaysia merebut tempat ketiga dengan kemenangan 48-26 atas Singapura. Di divisi putri, Filipina meraih tempat ketiga setelah mengalahkan Singapura 36-6. Stephen Casey dari Filipina terpilih sebagai MVP divisi putra.

Tim Putra Filipina mengangkat trofi juara divisi putra SEAFFC 2026.
Tim Putra Filipina mengangkat trofi juara divisi putra SEAFFC 2026.

Hasil Akhir

  • Putra: 1. Filipina, 2. Indonesia, 3. Malaysia
  • Putri: 1. Indonesia, 2. Malaysia, 3. Filipina
  • MVP Putra: Stephen Casey (Filipina)
  • MVP Putri: Siti Getanamira (Indonesia)
Pemain Filipina berusaha lolos dari tarikan flag pemain bertahan Indonesia.
Pemain Filipina berusaha lolos dari tarikan flag pemain bertahan Indonesia.

Gelar divisi putri dan posisi runner-up divisi putra menjadi bekal bagi pembinaan Tim Nasional Flag Football Indonesia menuju kompetisi tingkat Asia-Oceania dan dunia di bawah IFAF, seiring masuknya flag football sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028. AAFI menargetkan Tim Putri dapat mempertahankan capaian ini di level regional, sementara Tim Putra diarahkan untuk merebut gelar yang kali ini lepas ke Filipina.

SEAFFC 2026 terselenggara dengan dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Seluruh pertandingan terbuka gratis untuk umum dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube AAFI. Hasil lengkap, klasemen, dan daftar pemain tersedia di seaffc2026.asosiasiamericanfootball.id.


Rekap Pertandingan Timnas

Tim Putri

  • 16 Okt, Grup: Indonesia 32-12 Filipina
  • 16 Okt, Grup: Indonesia 59-0 Singapura
  • 17 Okt, Grup: Indonesia 45-6 Malaysia
  • 17 Okt, Semifinal: Indonesia 56-0 Singapura
  • 18 Okt, Final: Indonesia 28-20 Malaysia

Tim Putra

  • 16 Okt, Grup: Indonesia 37-7 Vietnam
  • 16 Okt, Grup: Indonesia 30-13 Singapura
  • 17 Okt, Grup: Indonesia 18-20 Filipina
  • 17 Okt, Grup: Indonesia 25-0 Malaysia
  • 18 Okt, Semifinal: Indonesia 24-13 Malaysia
  • 18 Okt, Final: Indonesia 6-26 Filipina

Daftar Atlet

Tim Putri Indonesia

Raynanda Feronicha Ester Oktoberynda (0), Siti Getanamira (1), Athaya Nafisa Surachmat (4), Kasya Sri Fatma Dewi El Rasyid (5), Almira Suci Maharani (8), Tania Chantasya (11), Qisma Hayattiara (12), Lula Maria Amanda (13), Ruthy Lois Rivera Silitonga (17), Clare Claudia (18), Amanda Salsabila Gita Setyanda (21), Dorotea Martina (24)

Pelatih Kepala: Windra Thio | Asisten: Dana Anthony Taylor II

Tim Putra Indonesia

Naufal Rizaldy (2), Priyazka Rakharya Firman (4), Mohamad Prakoso Gagas Samodra (7), Kemal Arishy Salim (8), Arvan Raditya Wiroreno (11), Muhammad Fa’iq Al Murtadha Abdur Rahman Arief (13), Alfian Nur Rifqi (14), Fazl Faiz Izzaki (15), Haekal Yudhistira (18), Moh. Alfin Nurfika (20), Megasoccer Zhorif Anantabudi (21), Muhammad Bilal Syahrir (25), Muhammad Ichsan Haeckel (26), Priveka Rahhalif Firman (52), Felix Okan Aldira Yuwono (77)

Pelatih Kepala: Iqbal Jordy Putranto | Offensive Coordinator: Natillah Faalih N. M. Nasution | Offensive Coach: Yunan Fadhilah, Muhammad Fadhil Abdulkari | Defensive Coordinator: Rizky Aditya | Defensive Coach: Janitra Icta Almer, Wahyu Riansyah | S&C Coach: Chairy Zuhri Akbar

Kembali ke Semua Artikel Dipublikasikan 19 Oktober 2026
Read More

Artikel Lainnya